Skip to main content

Foto bareng-bareng, Ahok larang warga berpose salam 2 jari

Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama mendapat nomor urut 2 di Pilgub DKI 2017. Ada kejadian tak biasa saat dia diajak foto bersama warga di Balai Kota. Ahok meminta warga tak berpose salam dua jari.
Foto bareng-bareng, Ahok larang warga berpose salam 2 jari
Ahok kunjungi Kalijodo Kejadian ini bermula saat sejumlah warga sedari pagi menunggu kedatangan mantan Bupati Belitung Timur itu. Ahok ternyata sebelum ke Balai Kota DKI Jakarta lantaran menyempatkan diri meninjau pembangunan RPTRA Kalijodo, Jakarta Barat.

Sesampainya di kantor, Ahok diserbu warga yang telah berkumpul. Selain melakukan pengaduan, mereka juga sempat minta berfoto dengan mantan politikus Gerindra itu.

Menariknya, dia sempat menegur warga saat akan berfoto dengannya. Sebab warga tersebut menunjukkan salam dua jari saat ingin mengabadikan momen tersebut.

"Enggak boleh bu (foto salam dua jari)," ujar Ahok kepada perempuan berbaju biru.

Tak lama, Ahok terlihat memarahi petugas Pemprov DKI Jakarta bagian pengaduan warga. Dia meminta petugas mengingatkan kepada warga yang sudah mengantre untuk berfoto, namun tidak boleh berpose salam dua jari.

"Ini mau foto atau kampanye? Enggak boleh pakai salam dua jari. Kalau enggak mau dibilang mendingan enggak usah foto. Bilangin tuh, bisa-bisa saya dipanggil polisi," tegasnya.

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...