Skip to main content

Kunjungi Kalijodo, Ahok mau taman anak bisa buat skateboard & BMX

 Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melakukan peninjauan pengerjaan ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Kalijodo, Jakarta Barat. Peninjauan dilakukan sebelum dirinya ke kantornya, Balai Kota DKI Jakarta.

Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, tujuannya datang ke taman yang dibangun di atas bekas kawasan prostitusi tersebut untuk memastikan pembangunan segera selesai. Bahkan, dia menargetkan taman tersebut bisa diresmikan pada akhir tahun ini.

"Saya cek aja kerjaannya. Aku mau pastiin akhir tahun bisa selesai enggak? Saya harap akhir tahun pasti menyambut tahun baru orang-orang luar kota luar negeri masuk Jakarta sudah lihat lampu sudah jadi, kan bagus tuh," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/10).

Dalam kunjungannya tersebut, mantan Bupati Belitung Timur ini bertemu dengan komunitas skateboard dan sepeda BMX. Rencananya di RPTRA Kalijodo ini akan mewadahi hobi mereka dengan adanya wahana bermain skateboard dan sepeda BMX.

"Saya dorong mereka untuk bikin event internasional, pertandingan di situ. Kan di situ akan dibangun standar internasional. terus saya ajak mereka lihat, ini benar enggak sudah standar internasional. Kan mesti ada teknik terampil, mesti rendah pemula, sampai yang risiko tinggi. nah dia sudah," jelasnya.

Selain itu, Ahok juga ingin memastikan komunitas olah raga ekstrem ini akan mendapatkan tempat untuk berkumpul. Sebab selama ini mereka selalu mendapatkan juara namun tidak ada wahana yang menampung hobinya.

"Terus saya juga cek panggil wali kota saya ingin RPTRA di Jembatan 3 yang samping Tol Pluit Mas nyambung sampai ke Kalijodo, yang Kalijodo sekarang itu nyambung sampai Season City," tutupnya.

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...