Jakarta -Bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) siap berkonsolidasi lewat penggabungan ATM mereka. ATM gabungan yang diberi nama ATM Link ini akan mulai diuji coba bulan depan.
Demikian disampaikan Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, Jumat (29/5/2015).
“Pilot project penggabungan ATM ini sendiri akan dilakukan pada Juni 2015 dan akan diberi nama ATM Link," sebut dia.
Rohan mengungkapkan, pembahasan aspek teknis penggabungan ATM bank-bank BUMN diestimasi akan selesai dalam dua bulan mendatang. Saat ini, bank-bank BUMN telah melakukan sinergi dengan pihak ketiga yang akan mengelola ATM milik bank BUMN.
"Ada pun lokasinya berada di kantor pusat masing-masing bank dan area publik seperti di pusat perbelanjaan maupun rumah sakit," ucap dia.
Rohan menyebutkan, untuk tahap uji coba, Bank Mandiri menyiapkan sedikitnya 50 unit ATM. "Jumlah ATM yang dijadikan pilot sekitar 50 unit,” kata Rohan.
Demikian disampaikan Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, Jumat (29/5/2015).
“Pilot project penggabungan ATM ini sendiri akan dilakukan pada Juni 2015 dan akan diberi nama ATM Link," sebut dia.
Rohan mengungkapkan, pembahasan aspek teknis penggabungan ATM bank-bank BUMN diestimasi akan selesai dalam dua bulan mendatang. Saat ini, bank-bank BUMN telah melakukan sinergi dengan pihak ketiga yang akan mengelola ATM milik bank BUMN.
"Ada pun lokasinya berada di kantor pusat masing-masing bank dan area publik seperti di pusat perbelanjaan maupun rumah sakit," ucap dia.
Rohan menyebutkan, untuk tahap uji coba, Bank Mandiri menyiapkan sedikitnya 50 unit ATM. "Jumlah ATM yang dijadikan pilot sekitar 50 unit,” kata Rohan.
Mulai Juni 2015, bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai melakukan uji coba (pilot project) ATM Link, yang merupakan hasil penggabungan atau merger dari 4 bank BUMN yaitu PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN).
Setelah digabung, apakah biaya atau fee transaksi jadi lebih murah?
"Terkait biaya transaksi, akan disesuaikan dengan ketentuan bank. Artinya, jika nasabah bank BUMN bertransaksi di ATM Link tersebut, maka akan diberlakukan ketentuan sebagai transaksi on us," ujar Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, Jumat (29/5/2015).
Rohan menjelaskan, pembahasan aspek teknis penggabungan ATM bank-bank BUMN diestimasi akan selesai dalam dua bulan mendatang. Saat ini, bank-bank BUMN telah melakukan sinergi dengan pihak ketiga yang akan mengelola ATM milik bank BUMN.
“Pilot project penggabungan ATM ini sendiri akan dilakukan pada Juni 2015 dan akan diberi nama ATM Link. Ada pun lokasinya berada di kantor pusat masing-masing bank dan area publik seperti di pusat perbelanjaan maupun rumah sakit dengan jumlah ATM yang dijadikan pilot sekitar 50 unit,” imbuhnya.
Setelah digabung, apakah biaya atau fee transaksi jadi lebih murah?
"Terkait biaya transaksi, akan disesuaikan dengan ketentuan bank. Artinya, jika nasabah bank BUMN bertransaksi di ATM Link tersebut, maka akan diberlakukan ketentuan sebagai transaksi on us," ujar Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, Jumat (29/5/2015).
Rohan menjelaskan, pembahasan aspek teknis penggabungan ATM bank-bank BUMN diestimasi akan selesai dalam dua bulan mendatang. Saat ini, bank-bank BUMN telah melakukan sinergi dengan pihak ketiga yang akan mengelola ATM milik bank BUMN.
“Pilot project penggabungan ATM ini sendiri akan dilakukan pada Juni 2015 dan akan diberi nama ATM Link. Ada pun lokasinya berada di kantor pusat masing-masing bank dan area publik seperti di pusat perbelanjaan maupun rumah sakit dengan jumlah ATM yang dijadikan pilot sekitar 50 unit,” imbuhnya.
Comments