Skip to main content

Warga Jakarta yang Hias dan Bersihkan Rumah akan Dapat Hadiah dari Ahok

Warga Jakarta yang Hias dan Bersihkan Rumah akan Dapat Hadiah dari Ahok
Jakarta - Pemprov DKI sudah memulai rangkaian acara menyambut HUT ke-488 Jakarta Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) pun meminta agar warga Jakarta menghias dan membersihkan rumah masing-masing dan nantinya akan dicari pemenangnya.

"Masyarakat yang membersihkan rumah di depannya nanti akan dikasih kupon. Nanti kita undi di akhir acara HUT Jakarta, kami akan berikan hadiah," ungkap Ahok dalam acara Pencanangan HUT ke-488 Jakarta di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakbar, Minggu (31/5/2015).

Bukan hanya itu, Pemprov DKI juga terus melakukan upaya persuasi agar warga Jakarta berlaku disiplin dengan memberikan reward-reward lain. Ini sejalan dengan tema HUT Ibukota kali ini yaitu 'Jakarta: Modern, Kreatif dan Berbudaya'.

"Kami dorong masyarakat yang sudah bayar pajak melaporkan via handphone. Bardcodenya bisa difoto dikirimkan ke kami, kalau yang non tunai mungkin bisa dapat 2 kupon," jelas Ahok.

"Ini sedang kami siapkan. Rapikan, hias, dan bersihkan rumah. Kalau hadiahnya bisa duit atau naik umroh, sedang kita siapkan," sambung suami Veronica Tan itu.

Menurut Ketua Panitia HUT Jakarta, Andi Baso, akan ada 34 kegiatan acara dalam rangkaian HUT Jakarta kali ini. Warga diminta untuk ikut berpartisipasi.

"Kami mengimbau agar masyarakat memeriahkan HUT untuk menghias rumah dan lingkungan sekitar untuk menambah semarak. Ada 34 kegiatan, seperti festival kegiatan kreatif dan tradisional, olahraga, acara SKPD juga Badan. Kami minta masyarakat ikut berpartisipasi," jelas Andi di lokasi yang sama.

Warga Jakarta yang Hias dan Bersihkan Rumah akan Dapat Hadiah dari Ahok
Jakarta - Pemprov DKI sudah memulai rangkaian acara menyambut HUT ke-488 Jakarta Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) pun meminta agar warga Jakarta menghias dan membersihkan rumah masing-masing dan nantinya akan dicari pemenangnya.

"Masyarakat yang membersihkan rumah di depannya nanti akan dikasih kupon. Nanti kita undi di akhir acara HUT Jakarta, kami akan berikan hadiah," ungkap Ahok dalam acara Pencanangan HUT ke-488 Jakarta di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakbar, Minggu (31/5/2015).

Bukan hanya itu, Pemprov DKI juga terus melakukan upaya persuasi agar warga Jakarta berlaku disiplin dengan memberikan reward-reward lain. Ini sejalan dengan tema HUT Ibukota kali ini yaitu 'Jakarta: Modern, Kreatif dan Berbudaya'.

"Kami dorong masyarakat yang sudah bayar pajak melaporkan via handphone. Bardcodenya bisa difoto dikirimkan ke kami, kalau yang non tunai mungkin bisa dapat 2 kupon," jelas Ahok.

"Ini sedang kami siapkan. Rapikan, hias, dan bersihkan rumah. Kalau hadiahnya bisa duit atau naik umroh, sedang kita siapkan," sambung suami Veronica Tan itu.

Menurut Ketua Panitia HUT Jakarta, Andi Baso, akan ada 34 kegiatan acara dalam rangkaian HUT Jakarta kali ini. Warga diminta untuk ikut berpartisipasi.

"Kami mengimbau agar masyarakat memeriahkan HUT untuk menghias rumah dan lingkungan sekitar untuk menambah semarak. Ada 34 kegiatan, seperti festival kegiatan kreatif dan tradisional, olahraga, acara SKPD juga Badan. Kami minta masyarakat ikut berpartisipasi," jelas Andi di lokasi yang sama.

Djarot Sudah Koordinasi dengan Ahok Soal PRJ Senayan
Jakarta - Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) sempat mengaku sang Wakil, Djarot Saiful Hidayat, tidak berkoordinasi dengan dirinya mengenai Pesta Rakyat Jakarta (PRJ) 2015 yang digelar di Parkir Timur Senayan, Jakarta Pusat. Menurut Ahok, Djarot pun sudah memberikan konfirmasinya.

"Udah, udah. Memang Wagub ijinkan, untuk memenuhi sebagian orang yang ingin coba. Padahal kita udah pernah coba ya silakan saja," ujar Ahok usai Pencanangan HUT Jakarta ke-488 di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakbar, Minggu (31/5/2015).

Mantan bupati Belitung Timur itu pun menyatakan tidak masalah dengan digelarnya versi tandingan PRJ Kemayoran tersebut. "Kita nggak masalah, toh di PRJ di Jakarta Fair juga menyediakan UMKM, tapi ada yang pengen gayanya pasar malam. Ya nggak apa-apa," kata Ahok.

Senada dengan Ahok, Djarot menyatakan sudah melapor mengenai penyelenggaraan PRJ Senayan. Mengenai PRJ Senayan yang masih tetap sepi meski sudah digratiskan, kata Djarot, itu merupakan tantangan bagi penyelenggara.

"Sudah (lapor). (Ahok) Sudah tahu. Nggak masalah," ucap Djarot.

"(PRJ Senayan masih sepi) Itu kan usaha dia. Supaya mereka juga berpromosi yang bagus. Itu kan mereka kelanjutan dari Ancol. Substansinya adalah kita berikan ruang pada UMKM, ya sudah bagus kan sebetulnya. Tentang itu sesuai atau tidak, ya ini bagaimana promosi penyelenggaranya," pungkas politisi PDIP tersebut.

Sebelumnya, Ahok mengatakan PRJ Senayan tidak pernah dibicarakan dalam rapat pimpinan (Rapim) oleh Djarot. PRJ Senayan tersebut diadakan mulai Sabtu (30/5) hingga Jumat (5/6) depan.

"Itu Wagub yang izinkan, saya tidak tahu-menahu. Tidak pernah dibawa ke Rapim. Jadi kalau soal tersebut tanya ke Wagub saja," aku Ahok kepada wartawan, Sabtu (30/5).

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...