Skip to main content

Diam-diam, Ahok Iba dengan Warga Pinangsia

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Kukuh Hadi Santoso mengaku mendapat instruksi dari Gubernur Basuki Tjahaja Purnama agar menyediakan kendaraan untuk warga korban penggusuran di Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat. Kendaraan-kendaraan itu nantinya bisa digunakan untuk mengangkut barang-barang warga ke tempat tinggal barunya di rumah susun. 

Kukuh menyampaikan hal tersebut di depan perwakilan warga Pinangsia yang mendatangi Gedung DPRD DKI, Jumat (29/5/2015). Selain warga dan sejumlah anggota DPRD, pertemuan yang digelar di ruang rapat Komisi A itu juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemprov DKI. Selain Kukuh, hadir pula Sekretaris Pemkot Jakarta Barat, Camat Tamansari, Lurah Pinangsia, dan pejabat dari Dinas Penataan Kota. 

"Kalau mau pindah ke rumah susun, buat angkut barang-barangnya kita sediain mobil. Nanti kita bantu," ujar Kukuh.

Salah seorang anggota DPRD yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, Syarif, menyambut baik perkataan Kukuh. Ia pun mengapresiasi Ahok, sapaan Basuki. Menurut Syarif, Ahok ternyata diam-diam menaruh perhatian yang besar terhadap kelangsungan hidup warga Pinangsia.

"Dan tadi Pak Kukuh menawarkan sendiri bantuan. Pak Gubernur ternyata diam-diam nyuruh Pak Kukuh. Jadi gubernur selama ini marah-marah itu dia jaim (jaga image) aja. Dia udah ngusir tapi diam-diam kasihan juga sama warga," ujar Syarif.

Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi A Petra Lumbun itu, DPRD merekomendasikan Pemprov agar memberi kesempatan warga untuk tetap bertahan di lokasi untuk sementara waktu. Adapun tenggat waktu yang direkomendasikan DPRD adalah selama 10 hari ke depan.

Dalam 10 hari tersebut, Pemprov diharuskan menyediakan tenda-tenda yang laik untuk tempat tinggal sementara warga, sambil tentunya menyediakan layanan jasa kesehatan. Sementara itu, warga diminta memanfaatkan jangka waktu 10 hari ke depan sebaik mungkin. Warga diharuskan untuk mengemaskan segala barang-barangnya yang ada di lokasi tersebut, untuk dibawa ke tempat tinggal mereka yang baru di rumah susun.

"Tenda yang sekarang digunakan warga kan enggak memenuhi syarat. Disediain dulu lah tenda milik Pemkot 3-4 gitu. Jadi jangan dipaksa sekarang mereka harus pindah. Beri waktu paling enggak satu minggu ini sudah beres. Paling lama 10 hari lah sebelum puasa sudah harus kosong," papar Syarif.

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...