Skip to main content

PD Kritik Pemerintah Soal Anggaran Infrastruktur, Begini Tanggapan Istana

PD Kritik Pemerintah Soal Anggaran Infrastruktur, Begini Tanggapan Istana

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono telah selesai melakukan rangkaian tour de Java yang menghasilkan beberapa rekomendasi untuk pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satu rekomendasinya adalah mengingatkan pemerintah agar tidak hanya mengalokasikan APBN untuk pembangunan infrastruktur. Pemerintahan juga diminta memikirkan program penanggulangan kemiskinan.

Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi mengatakan bahwa Presiden Jokowi pasti menerima saran dan kritik dari siapapun, termasuk dari Partai Demokrat. Namun, Johan mengingatkan bahwa pemerintah juga telah mengalokasikan sejumlah dana dari APBN untuk program penanggulangan kemiskinan.

"Kritik atau masukan dari Partai Demokrat itu adalah bagian dari masukan yang disampaikan oleh pihak lain kepada pemerintah, kepada Presiden Jokowi. Tentu, apakah masukan itu sesuai kenyataan atau tidak, akan ditindak lebih lanjut. Namanya juga masukan. Ya diterima lah, namanya juga masukan. Tapi apakah itu dilaksanakan atau tidak dilihat dari, kan orang di luar tentu tidak mengetahui secara detil yang ada di pemerintahan. Sebagai masukan itu sah-sah saja," kata Johan di kompleks Istana Negara, Jl Veteran, Jakpus, Senin (21/3/2016).

Johan mengingatkan, pemerintah saat ini memang menggenjot pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Namun, hal tersebut tidak berarti pemerintah abai terhadap program penanggulangan kemiskinan.

"Saya kira pemerintahan sekarang menanggulangi kemiskinan juga. Banyak dana yang dikeluarkan untuk menanggulangi kemiskinan. Seperti Kartu Indonesia Sehat dan sebagainya. Itu kan juga bermaksud untuk mengurangi kemiskinan," jelasnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat mengeluarkan 10 rekomendasi sebagai hasil dari tour de Java yang dilakukan SBY. Salah satu poin rekomendasi tersebut menyorot terkait program pemerintah yang telalu fokus ke pembangunan infrastruktur.

"1. Pembangunan Infrastruktur. Upaya pemerintah yang terus fokus membangun infrastruktur sesungguhnya baik agar dalam jangka panjang ekonomi Indonesia makin kuat. Partai Demokrat mendukung penuh kebijakan dan upaya ini. Namun demikian, perlu dipastikan dengan seksama kebijakan pembiayaan yang tepat. Sumber pembiayaan dapat diperoleh dari APBN, BUMN dan swasta. Penggunaan APBN untuk biaya infrastruktur yang terlalu besar bisa mengganggu alokasi untuk penanggulangan kemiskinan," demikian bunyi salah satu rekomendasi yang dibacakan Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Minggu (20/3). 

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...