Skip to main content

Cerita Desy Perempuan Berjilbab yang Rawat Anjing: Saya Pernah Digigit dan Demam

Cerita Desy Perempuan Berjilbab yang Rawat Anjing: Saya Pernah Digigit dan Demam

Desy Marlina Amin, yang menjadi perbincangan di Facebook karena berjilbab panjang dan memelihara puluhan anjing di Lombok, NTB berbagi cerita.
Selama memelihara binatang, tentunya Desy beberapa kali mendapatkan musibah. Seperti ketika dirinya dicakar kucing saat mau memisahkan dua kucingnya yang berkelahi.

"Oh iya dicakar. Jadi saran saya ya, kalau ada kucing berantem jangan dipisahkan pakai tangan, tongkat atau apalah. Mending diguyur air. Disiram. Kalau gak ya kayak saya, pernah waktu itu pisahin kucing berantem pakai tongkat. Terus mereka nyakar saya," ucap Desy kepada detikcom di Taman Sangkareang, Jalan Pejanggik, Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (19/6/2016).

Desy juga pernah empat kali digigit oleh anjing. Sampai-sampai dirinya demam hingga dua minggu lamanya.
"Abis digigit saya nggak berani bilang ibu saya. Saya langsung ke puskesmas minta diobati saja. Setelahnya demam deh dua minggu," ungkap wanita kelahiran 22 Desember 1980 ini.

Namun hal itu tak membuatnya kapok untuk menolong serta merawat anjing-anjing liar yang ia temui di jalan. "Walau masih berbekas gigitannya sampai sekarang, saya gak (kapok). Karena memang saya suka merawat mereka," tutur Desy.

Desy pun menekankan sekali lagi bahwa dalam memelihara binatang apalagi yang kesakitan, jangan disangkutpautkan dengan agama. Karena di mata Tuhan semua makhluk itu sama. 

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...