Teman Ahok menepis bila menerima uang dari pengembang reklamasi. Mereka menyampaikan, mereka menerima uang juga bukan dari Cyrus Network lembaga konsultan politik, tetapi dari Hasan Nasbi. Walau Hasan merupakan CEO Cyrus, sumbangan yang diberikan merupakan pribadi.
"Uang Rp 500 juta pada Juni 2015 itu dari Bang Hasan secara peseorangan, bukan dari Cyrus," kata pendiri Teman Ahok, Singgih Widiastono, kepada detikcom, Senin (20/6/2016).
Singgih menyebut Hasan menghimpun uang dari lima hingga enam orang kawannya. Singgih menyampaikan, sumbangan uang hanya itu saja, sumbangan juga bersifat pribadi. Tak ada sampai puluhan miliar rupiah seperti yang ramai diberitakan berasal dari pengembang reklamasi.
"Kita enggak perlu begitu-begitu," kata Singgih.
"Uang Rp 500 juta pada Juni 2015 itu dari Bang Hasan secara peseorangan, bukan dari Cyrus," kata pendiri Teman Ahok, Singgih Widiastono, kepada detikcom, Senin (20/6/2016).
Singgih menyebut Hasan menghimpun uang dari lima hingga enam orang kawannya. Singgih menyampaikan, sumbangan uang hanya itu saja, sumbangan juga bersifat pribadi. Tak ada sampai puluhan miliar rupiah seperti yang ramai diberitakan berasal dari pengembang reklamasi.
"Kita enggak perlu begitu-begitu," kata Singgih.
Comments