Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta puluhan anak magangnya menyisir anggaran yang terdapat di dalam Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016.
Sebelumnya, Basuki menginstruksikan pejabat DKI untuk menyisir anggaran.
"Saya minta pejabat TAPD (tim anggaran pemerintah daerah) untuk memotong anggaran dan Bu Tuty (Kepala Bappeda DKI) untuk melaporkan, katanya sudah 40 persen potong (anggaran)," kata Basuki, di Balai Kota, Kamis (17/12/2015).
Setelah itu barulah Basuki menginstruksikan anak-anak magangnya untuk menyisir anggaran. Basuki mengajari dan meminta anak magang untuk berperan sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Ia meminta anak magang mencoret anggaran-anggaran mana saja yang dirasa tidak penting.
"Atau kamu coba jadi Kepala Dinas di SKPD (satuan kerja perangkat daerah) ini, setuju enggak ada anggaran ini? Terus mereka potong dan habis itu, giliran saya potong anggaran sampai jam 12 malam. Tahu enggak saya dapat berapa penghematan? Rp 4 triliun," kata Basuki.
Basuki mengatakan dia berhasil menghilangkan banyak anggaran tidak perlu. Seperti anggaran untuk sosialisasi, pemahaman undang-undang, dan lain-lain.
Sebelumnya, Basuki menginstruksikan pejabat DKI untuk menyisir anggaran.
"Saya minta pejabat TAPD (tim anggaran pemerintah daerah) untuk memotong anggaran dan Bu Tuty (Kepala Bappeda DKI) untuk melaporkan, katanya sudah 40 persen potong (anggaran)," kata Basuki, di Balai Kota, Kamis (17/12/2015).
Setelah itu barulah Basuki menginstruksikan anak-anak magangnya untuk menyisir anggaran. Basuki mengajari dan meminta anak magang untuk berperan sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Ia meminta anak magang mencoret anggaran-anggaran mana saja yang dirasa tidak penting.
"Atau kamu coba jadi Kepala Dinas di SKPD (satuan kerja perangkat daerah) ini, setuju enggak ada anggaran ini? Terus mereka potong dan habis itu, giliran saya potong anggaran sampai jam 12 malam. Tahu enggak saya dapat berapa penghematan? Rp 4 triliun," kata Basuki.
Basuki mengatakan dia berhasil menghilangkan banyak anggaran tidak perlu. Seperti anggaran untuk sosialisasi, pemahaman undang-undang, dan lain-lain.
Comments