Toko Harapan BHG di Pasar Koja yang ditutup pasca penggerebekan terkait pencairan dana KJP. Kamis (17/12/2015)
Toko Harapan BHG dan sebuah toko yang baru buka di Pasar Koja Baru, Kecamatan Koja, Jakarta Utara ditutup menyusul penggerebekan terkait kasus pencairan danaKartu Jakarta Pintar (KJP).
Namun, ternyata masih ada saja pemegang KJP yang datang mencairkan dana KJP.
Seorang ibu pemegang KJP misalnya, langsung bertanya kepada petugas keamanan mengapa toko itu ditutup. Dia mengaku hendak mencairkan dana KJP.
"Oh, tidak bisa Bu, di sini tidak boleh mencairkan dana KJP, nanti kami yang kena," jawab si petugas keamanan kepada si ibu di depan toko yang tutup di Pasar Koja Baru, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Kamis (17/12/2015).
Ibu pemegang KJP itu kembali bertanya dan mengatakan bahwa ia disuruh pihak sekolah anaknya untuk mencairkan dana KJP di pasar.
"Kata pihak sekolah bisa kalau untuk bayar uang sekolah," ujarnya.
"Sudah enggak bisa, Bu. Kalau di sini masih aja ada kayak gitu, udah langsung saya bawa ke Polsek (Koja), Bu. Kita sudah kerja sama dengan polsek," ujar petugas keamanan tersebut.
Perempuan itu pun memutuskan pulang. Ketika wartawan menanyakan tujuannya ke toko itu, ia enggan menjawab.
"Oh enggak, cuma nanya aja. Saya buru-buru, Mas," jawab si ibu.
Satu persatu warga terlihat masih mendatangi toko yang ditutup tersebut. Nampaknya, toko ini punya cukup banyak pelanggan.
Banyak yang bertanya mengapa toko tersebut ditutup. "Udah enggak bisa ya?," tanya seorang warga.
Setelah mengetahui kasusnya warga itu kemudian pergi. Lebih dari satu petugas keamanan pasar selalu hilir mudik di depan toko yang ditutup karena kasus pencairan dana KJP itu.
Comments