Skip to main content

Masalah KJP Hingga JPO Paling Banyak Dilaporkan DPRD ke Ahok Saat Paripurna

Permasalahan Kartu Jakarta Pintar menjadi salah satu hal yang paling banyak dilaporkan oleh DPRD ke Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dalam rapat Paripurna sore ini. Selain KJP, permasalahan infrastruktur seperti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) hingga pelebaran jalan menjadi beberapa hal yang disampaikan DPRD untuk segera ditindaklanjuti oleh Gubernur.

"Adanya permasalahan KJP yang ditemukan di pasar dan toko yang memasang Pelang pembelian dengan KJP, namun ditukar dengan uang tunai," ujar wakil ketua DPRD Mohamad Taufik saat membacakan laporan hasil reses kedua di ruang rapat Paripurna DPRD, Jumat (22/7/2016).

Dia mengatakan hal tersebut ditemukan di Pasar Cengkareng, Pasar Palmerah di Jakarta Barat dan Citywalk di Jakarta Pusat. Dalam hal ini masyarakat Jakbar juga meminta agar pemberian KJP seharusnya tidak didiskriminasi dan tepat sasaran.

"Solusi yang dapat kami berikan adalah dengan mengembalikan siswa ke sekolah dengan menyediakan mesin EDC di sekolah serta menghidupkan kembali koperasi," kata dia.

Selain mengenai KJP, masyarakat juga mengeluhkan adanya permasalahan Kartu Jakarta Sehat (KJS). Keluhan tersebut disampaikan oleh masyarakat di Jakarta Pusat dan Jakarta Timur.

"Masyarakat minta pemerintah daerah untuk mengontrol pembuatan BPJS di Puskesmas. Masyarakat mengeluhkan pendistribusian KJS, khususnya di Kramat Jati dan Jatinegara. Di Jakarta Pusat masyarakat pemegang KJS diminta agar tidak didiskriminasikan," kata dia.

Pelebaran jalan di beberapa tempat juga diminta oleh masyarakat Jakarta. Seperti di Jalan Revolusi, Jakarta Timur, solusi kemacetan terhadap Jalan Raya Pondok Pinang yang menyebabkan kemacetan hingga permintaan untuk pengaspalan di Jalan Pela Mampang, Jakarta Selatan.

"Selain itu perlu juga adanya pembangunan jalan arteri di sisi Jalan Ciledug Raya untuk antisipasi kemacetan di kawasan tersebut. Perempatan di Jalan Perintis Kemerdekaan Kelapa Gading, Jakarta Utara diminta untuk pelebaran karena sering menimbulkan kecelakaan," kata Taufik.

Pemprov DKI juga diminta untuk membangun JPO di beberapa wilayah. Karena selain diperlukan, JPO juga diharapkan dapat menjadi solusi untik menekan angka kecelakaan.

"Masyarakat meminta pembangunan JPO di Jalan Kolonel Sugiono Duren Sawit, perlunya pembangunan JPO di perbatasan RW 5 dan RW 6 Mampang Prapatan mengingat sudah 5 kali terjadi kecelakaan di sana. Selain itu DPRD juga meminta pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk memperhatikan JPO di seluruh wilayah yang rawan kecelakaan," jelasnya. 
(rni/rvk)

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...