Skip to main content

Raih Adipura Kirana, Wali Kota Jakarta Pusat: Terima Kasih Pasukan Oranye

Raih Adipura Kirana, Wali Kota Jakarta Pusat: Terima Kasih Pasukan Oranye

Jakarta Pusat menjadi satu-satunya bagian dari Ibu Kota yang mendapatkan penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yakni Adipura Kirana. Wali Kota Jakarta Pusat Manggara Pardede menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari peran jajaran di bawahnya.

"PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum) yang kami berdayakan, selain itu kami punya beberapa brigade. Ada brigade pasukan oranye, ada brigade pasukan kuning yang memperbaiki jalan. Kami juga mempunyai pasukan biru, itu yang melakukan pembersihan terus menerus di saluran air dan sungai," kata Manggara di lingkungan Istana Siak Indrapura, Kabupaten Siak, Riau, Jum'at (22/7/2016).

Manggara menambahkan, salah satu indikator keberhasilan perbaikan lingkungan di Jakarta Pusat adalah hilangnya titik banjir di wilayahnya.

"Tahun 2015 kita ada 7 titik banjir, tapi di tahun 2016 sama sekali tidak ada titik banjir. Kami sudah tidak mengurus lagi soal pengungsian dan lainnya," ujarnya.

Seluruh jajaran pemerintah Jakpus, kata Manggara, berkomitmen agar ketika waktu memasuki pukul 07.00 WIB, seluruh jalanan protokol di Jakpus sudah bersih. Selain itu, Ia mengatakan, ada beberapa komitmen yang akan dicapai dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan.

"Di tahun 2015-2016 kami sudah mempunyai 16 RPTRA (Ruang Publik Terbuka Hijau Ramah Anak), RPTRA baru itu tentunya menambah ruang terbuka hijau. Selain itu menjadi tempat yang penting selain taman, yaitu juga menjadi tempat pertemuan antar generasi untuk saling berinteraksi," jelasnya.

"Tahun 2016 kita bangun 18 RPTRA baru lagi. Senin kami akan bangun Taman Diponegoro di depan RSCM. Itu dulu pasar yang izinnya sudah habis kita bangun," imbuhnya.

Sebenarnya masih ada beberapa pekerjaan rumah yang masih harus dikerjakan oleh Manggara dan jajarannya, salah satunya soal keberadaan Pasar Tanah Abang. Terkait dengan persoalan keruwetan di Tanah Abang, Manggara menyebut ada beberapa proyek yang akan segera diselesaikan. Ia mengatakan, proyek tersebut akan bisa mengubah wajah Tanah Abang secara bertahap.

"Tanah Abang sebenarnya karena daya tampung lokasi dibanding aktivitas perekonomian tidak sebanding. Kita terus menertibkan kalau sudah tumpah ke jalan. Tahun ini kita mulai bangun Blok G akan dibangun , dan dibuat jembatan penghubung," ungkap Manggara.

Sebagai informasi, Adipura Kirana adalah bentuk penghargaan kepada kota-kota yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perdagangan, pariwisata dan investasi berbasis lingkungan hidup.

Selain Jakarta Pusat, beberapa wilayah lainnya yang mendapatkan Adipura Kirana antara lain, Makassar, Malang, Bandung, Sidoarjo, Denpasar, Banjarmasin, Cimahi, Jambi, Surakarta, Madiun, Jombang, Pasuruan, Purwokerto, Sukabumi, Magelang, Payakumbuh, Probolinggo, Ambon, Kendari, Semarang, Tangerang, Lamongan, Nganjuk, Pare-Pare, Gorontalo, Palembang, Banjarbaru, Salatiga.

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...