Skip to main content

MKGR DKI bakal kerahkan anggota untuk awasi kerja Ahok

MKGR DKI bakal kerahkan anggota untuk awasi kerja Ahok

Jelang akhir masa jabatan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnamaterus dihadapkan dengan berbagai masalah. Mulai dari kisruh RS Sumber Waras, suap dan polemik reklamasi teluk Jakarta, gelombang penolakan penggusuran Luar Batang, hingga yang terbaru, perseteruannya dengan Wali kota Jakarta Utara Rustam Effendi.
Selain harus menyelesaikan sejumlah masalah itu, Ahok sapaan Basuki juga harus bersiap diri untuk ajang Pilgub DKI tahun depan. Banyak pihak yang menyerang Ahok atas kebijakan yang diambilnya.
Tapi tak sedikit pula yang memberikan dukungan. Salah satunya Organisasi Masyarakat (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) DPD DKI. MKGR menemui Ahok untuk memberikan dukungan atau pun kritik atas kebijakan yang diambilnya.
"Kita bukan ingin menjatuhkan atau menjelekkan Pemda. Tetapi ini sebagai kontrol sosial dan kritik untuk pembangunan Jakarta lebih baik lagi," kata Ketua MKGR DKI Jakarta, Basri Baco, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (26/2).
Basri mengaku juga akan menyebar seluruh anggotanya untuk melakukan pemantauan kinerja dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Nantinya, laporan yang didapat anggotanya di lapangan akan disampaikan melalui aplikasi Qlue.
"Anggota kita kan sampai RT/RW, jadi tahu program apa yang sudah dilakukan untuk masyarakat, dan ada fasilitas-fasilitas rusak. Kita laporkan lewat Qlue dan Smart City," jelasnya.

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...