Skip to main content

PT Transjakarta Hanya Operasikan Lima Bus pada Masing-masing Rute Baru

PT Transjakarta mulai membuka enam rute baru per hari ini, Senin (25/4/2016). Dari enam rute yang diujicobakan, empat rute di antaranya menuju ke kota penyangga Jakarta, yaitu Depok dan Bekasi. Bus-bus yang dioperasikan di masing-masing rute tersebut berjumlah lima armada.
"Untuk Bekasi Barat-Tanjung Priok ada lima bus dengan kapasitas 85 orang termasuk yang berdiri, Bekasi Barat-Bundaran Hotel Indonesia jumlahnya lima, Bekasi Timur-Grogol lima, dan Manggarai-Pasar Minggu-UI juga lima," ujar Direktur Operasional PT Transjakarta Daud Joseph di Kantor Transjakarta, Cawang, Jakarta Timur, Senin.
Menurut Joseph, jumlah lima armada yang dioperasikan di masing-masing rute tersebut untuk melihat animo masyarakat terlebih dahulu. Jika animonya sudah meningkat, PT Transjakarta akan menambah jumlah armada di setiap rute.
"Jumlah lima ini adalah uji coba hari pertama untuk melihat animo masyarakat. Besok atau Rabu akan ditambah jumlahnya sesuai kebutuhan," katanya.
Bus-bus tersebut mulai dioperasikan pagi tadi tepat pukul 05.00 WIB. Adapun jarak pemberangkatan setiap bus adalah 10 menit.
"Jarak antarpemberangkatan itu 10 menit, (tetapi) lima unit pertama yang diberangkatkan ini memang baru kembali ke Bekasi setelah 1,5 jam," sebut Joseph. (Baca: Apa Keunggulan dan Kekurangan Transjakarta dari Depok Dibanding Angkutan Lainnya?)
Lamanya kedatangan bus disebut karena kondisi jalan yang macet. Karenanya, PT Transjakarta belum bisa mengukur jarak kedatangan bus ke titik awal. Terlebih hari ini merupakan uji coba hari pertama.
"Hari ini itu sebetulnya awal uji coba. Macetnya Bekasi itu luar biasa ya. Kami bisa mengukur keberangkatan awal, tapi kami belum bisa mendapat patokan berapa lama bus itu kembali pada titik awal," kata Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono dalam kesempatan yang sama.
Keenam rute baru yang mulai dioperasikan hari ini di antaranya UI-Manggarai, Bekasi MM-Bundaran HI, Bekasi MM-Tanjung Priok, Bekasi Timur-Grogol, Lebak Bulus-Kota, dan Lebak Bulus-TuGas/JIEP.

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...