PT Transjakarta menyebut antusiasme masyarakat masih menjadi penentu dari uji coba enam rute baru yang melayani Bekasi dan Depok. Namun kurangnya sosialisasi dan kemacetan masih menjadi kendala dalam uji coba hari ini.
"Kalau hasil uji coba hari ini memang belum ada, tapi animo masyarakat sudah bisa dilihat tadi pada jam 5 tepat di Bekasi dan sudah menggunakan bus TransJakarta yang tersedia," kata Direktur Operasional Daud Yosef dalam pemaparan review uji coba rute baru Transjakarta di kantornya, Cawang, Jakarta Timur, Senin (25/4/2016).
Yosef menuturkan waktu tunggu bus dan jarak pemberangkatan akan diperhitungkan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Jadi kalau jarak pemberangkatannya nanti antara 10 menit dari headway pertama, kedua dan ketiga. Jumlah armadanya juga nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat," sambung Yosef.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT TransJakarta Budi Kaliwono menyebut kendala yang dihadapi dalam uji coba rute baru Bekasi dan Depok ini, dikarenakan masih kurangnya sosialisasi masyarakat. Selain itu kemacetan juga menjadi kendala terlambatnya ketersedian bus di setiap koridor.
"Tak bisa dipungkiri uji coba hari ini dan memang sosialisasinya sendiri masih kurang. Ditambah lagi memang kemacetan Bekasi ke Jakarta itu luar biasa, jadi kita belum bisa mengukur berapa lama keterlambatan bus sampai 90 menit ke titik awal keberangkatan," jelas Budi.
Seperti diberitakan sebelumnya, terhitung mulai hari ini PT Transportasi Jakarta membuka enam rute bus baru yang melalui kawasan Bekasi dan Depok, Jawa Barat. Semua rute baru tersebut akan terhubung dengan koridor dan halte TransJakarta.
Keenam rute bus baru itu adalah Bekasi MM-Bundaran HI, Bekasi MM-Tanjung Priok, Bekasi Timur-Grogol, Lebak Bulus-Kota, TU Gas JIEP-Lebak Bulus dan Manggarai-Universitas Indonesia (UI). Budi mengatakan, pihaknya menyiapkan 5 unit bus single terlebih dulu untuk setiap rute.
"Kalau hasil uji coba hari ini memang belum ada, tapi animo masyarakat sudah bisa dilihat tadi pada jam 5 tepat di Bekasi dan sudah menggunakan bus TransJakarta yang tersedia," kata Direktur Operasional Daud Yosef dalam pemaparan review uji coba rute baru Transjakarta di kantornya, Cawang, Jakarta Timur, Senin (25/4/2016).
Yosef menuturkan waktu tunggu bus dan jarak pemberangkatan akan diperhitungkan sesuai kebutuhan masyarakat.
"Jadi kalau jarak pemberangkatannya nanti antara 10 menit dari headway pertama, kedua dan ketiga. Jumlah armadanya juga nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat," sambung Yosef.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT TransJakarta Budi Kaliwono menyebut kendala yang dihadapi dalam uji coba rute baru Bekasi dan Depok ini, dikarenakan masih kurangnya sosialisasi masyarakat. Selain itu kemacetan juga menjadi kendala terlambatnya ketersedian bus di setiap koridor.
"Tak bisa dipungkiri uji coba hari ini dan memang sosialisasinya sendiri masih kurang. Ditambah lagi memang kemacetan Bekasi ke Jakarta itu luar biasa, jadi kita belum bisa mengukur berapa lama keterlambatan bus sampai 90 menit ke titik awal keberangkatan," jelas Budi.
Seperti diberitakan sebelumnya, terhitung mulai hari ini PT Transportasi Jakarta membuka enam rute bus baru yang melalui kawasan Bekasi dan Depok, Jawa Barat. Semua rute baru tersebut akan terhubung dengan koridor dan halte TransJakarta.
Keenam rute bus baru itu adalah Bekasi MM-Bundaran HI, Bekasi MM-Tanjung Priok, Bekasi Timur-Grogol, Lebak Bulus-Kota, TU Gas JIEP-Lebak Bulus dan Manggarai-Universitas Indonesia (UI). Budi mengatakan, pihaknya menyiapkan 5 unit bus single terlebih dulu untuk setiap rute.
Comments