Skip to main content

"Ahok Orangnya Fair, kalau Bekerja Baik, Apa yang Perlu Dirisaukan?"

 Bekerja di bawah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak bisa biasa. Mereka harus luar biasa memberikan yang terbaik untuk kepentingan warga Jakarta.
Basuki dikenal sebagai sosok yang keras, tegas, dan ceplas-ceplos. Bahasa komunikasinya dinilai bukan ucapan pejabat atau politikus. Kasar, begitu banyak orang menyebut pria yang biasa dipanggil Ahok.
Pejabat DKI yang ada di bawah Ahok juga harus mengerti apa yang diinginkan oleh orang nomor satu di Jakarta itu. Kadang, anak buahnya harus mengerti bahasa sindiran yang sedang ditujukan Ahok.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika menyadari ini. Menurut dia, kadang Gubernur menegurnya sambil bergurau. Isinya, ya tentu saja sindiran.
"Kalau pimpinan bergurau, pahami itu sebagai gurauan santai. Tapi tetap, jangan lupa untuk melihat di balik gurauan itu ada apa? Jangan-jangan ini sindiran nih. Dari gurauan, biasanya adahidden message yang bisa kita pahami," kata Agus kepadaKompas.com, beberapa waktu lalu.
Alsadad RudiKepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Agus Suradika
Apakah Agus pernah disindir Ahok?
"Saya? Disindir Pak Ahok? Sering!" ucap Agus.
Agus pun menceritakan contoh sindiran Ahok.
Dalam kalangan pejabat DKI, Agus mengaku dia termasuk PNS yang gemar bermain musik. Dia suka mengajak pejabat lainnya untuk bermain band bersama di kediamannya di Bogor.

Di ruangan Agus, foto-foto yang paling banyak dia pajang adalah foto saat bermain musik. Kegemarannya bermain musik ini ternyata ditangkap oleh Ahok.
Agus mengatakan, Ahok pernah menyindir hobinya itu.

"Kata dia, 'Pak Suradika kan senang main band. Dia kenal sama Raisa, tapi kita enggak dikenalin'. Padahal, saya enggak kenal Raisa, tapi kok Pak Ahok ngomongnya begitu ya," ujar Agus.

Agus mengatakan, ada pesan tersembunyi di balik gurauan sekaligus sindiran itu.

"Hidden message-nya, lo boleh main band, lo boleh kenal Raisa, asal kerja lo bagus," ujar Agus.

Agus pun memilih untuk membuktikan hal itu kepada Ahok. Dia memilih untuk bekerja sebaik mungkin dan membuktikan bahwa hobinya tidak memengaruhi kinerjanya.
"Ahok tuh orangnya fair. Kalau semua bekerja baik, apa yang perlu dirisaukan?" ujar Agus.

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...