Skip to main content

Disambut Ribuan Warga, Presiden Jokowi Resmikan Pasar di Banyumas

Presiden Joko Widodo tiba di Banyumas, setelah terbang menggunakan helikopter Super Puma TNI AU dari Pangkalan TNI AU Adi Sutjipto, Yogyakarta. Presiden langsung menuju ke pasar yang baru dibangun untuk diresmikan.

Presiden Jokowi tiba di helipad Sekolah Polisi Negara, Banyumas, Rabu (4/5/2016) sekitar pukul 10.15 WIB . Disambut pejabat setempat, Presiden lalu menaiki mobil RI-1 dan meluncur menuju Pasar Manis.

Sepanjang jalan itu Presiden Jokowi disambut ratusan pelajar yang berdiri di kiri dan kanan jalan, sambil memegang bendera merah putih kecil. Para siswa tampak kegirangan karena Jokowi membuka jendela mobil dan melambaikan tangan.

Foto: Presiden Jokowi disambut para pelajar saat tiba di Banyumas (M Iqbal/detikcom)

Begitu tiba di Pasar Rakyat Manis Purwokerto I, Presiden Jokowi lebih dulu menemui warga yang berkerumun di pinggir jalan, lalu masuk ke dalam pasar. Presiden tampak disambut Menteri Perdagangan Thomas Lembong.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa dia sudah mengunjungi NTB dan Papua pada minggu lalu, untuk meresmikan beberapa pasar. Begitu juga saat ini.

"Hari ini kita ke Banyumas juga sama meresmikan Pasar Manis Purwokerto. Penjenengan sampun mresani, remen mboten? (Kalian sudah melihat pasar ini, suka enggak?)," ucap Jokowi di depan pedagang yang mayoritas ibu-ibu.

"Remen sanget, tenan saestu (Suka sekali, benar)," ucap para pedagang kepada Jokowi.

Kepada para pedagang, Jokowi berpesan agar kebersihan pasar dijaga, lantaran pasar ini dipergunakan untuk kebutuhan masyarakat dengan waktu yang lama. Jokowi mengatakan akan mengecek lagi pasar beberapa waktu ke depan.

Foto: Presiden Jokowi tiba di Banyumas (M Iqbal/detikcom)

"Kalau ada pembeli datang dilayani dengan baik, jangan ada orang datang merengut. Senyum, supaya tidak kalah dengan mall, supermarket, nggih? Harganya pasti lebih murah di sini karena di pasar enggak bayar pajak tinggi, tidak bayar AC, tidak bayar listrik," pesan Jokowi.
 
"Mestinya dagangannya bisa lebih bisa bersaing, tapi kalau enggak ditata dengan baik, yang layani enggak senyum, kalah. Nggih? Saya titip itu saja," imbuhnya.

Setelah itu Presiden secara simbolik memberikan celemek kepada ibu-ibu pedagang sebagai tanda dibukanya pasar, dilanjutkan dengan pemotongan tali. Turut mendampingi Jokowi, Sesneg Pratikno dan Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana.

Presiden Jokowi selanjutnya meninjau suasana pasar yang dibangun kurang dari setahun tersebut. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berbincang ramah dengan para pedagang sambil menanyakan dagangan yang dijual.

Usai dari pasar, Presiden Jokowi dan rombongan menuju ke tempat lain untuk meninjau irigasi. 

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...