Skip to main content

Senangnya Petani Hingga Bupati Dikunjungi Mentan Amran

 Senangnya Petani Hingga Bupati Dikunjungi Mentan Amran
Tulungagung -Sejak menjabat sebagai Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman sangat sering kunjungan ke berbagai daerah, untuk meninjau kondisi langsung sawah dan petani. Dalam blusukannya ini memberikan banyak kesan baik petani hingga pejabat daerah yang dikunjungi Mentan.

Misalnya hari ini, rombongan Mentan mengunjungi 5 titik lintas kabupaten dari Ponorogo, Trenggalek, Hingga Tulungagung. Rombongan bergerak sejak matahari terbit hingga petang. Letih perjalanan seolah terbayar ketika sampai di lokasi dan mendapat sambutan hangat dari para petani, warga, dan pemerintah daerah setempat.

Di salah satu lokasi panen raya padi yang dikunjungi hari ini, yaitu Desa Masaran Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek sambutan meriah disiapkan warga. Pelajar sekolah berbaris menyambut membawa bendera plastik, tari-tarian, panggung hingga tenda besar telah disiapkan. Ratusan petani dan warga sudah memadati lokasi.

Rupanya, ini kali pertama desa tersebut dikunjungi pejabat negara setingkat menteri. Salah seorang ketua kelompok tani menyampaikan rasa senangnya saat dipanggil Mentan naik ke atas panggung. Ternyata petani telah menunggu sejak pukul 09.00 sementara rombongan tiba pukul 11.30

"Saya dan petani di sini senang sekali, baru pertama kalinya kedatangan pejabat negara setingkat menteri," katanya berapi-api. Setiap kali berdialog dengan petani, dengan gaya santainya Mentan Amran bercanda dan memberi kenang-kenangan topi persahabatan untuk petani.

Bergeser ke Kabupaten Tulungagung, acara penyambutan lebih sederhana. Namun antusiasme warga dan petani tak kalah heboh. Petani berebut mendekat, bersalaman dan berfoto. Beberapa petani mengaku selama ini hanya melihat Menteri Pertanian melalui televisi.

Tidak hanya petani, bahkan Bupati Tulungagung, Wahyu Mulyadi pun mengaku baru pertama kali jumpa dengan Menteri Pertanian

"Baru kali ini ketemu menteri pertanian, menteri sebelumnya pun belum pernah ketemu. Ternyata orangnya care. Tutur katanya santai tapi profesional. Ini baru datang lihat masalah saja Beliau bisa estimasi, produksi sekian ton, kendala yang ada harus diatasi dengan cara A misal," ungkapnya di sela-sela meninjau irigasi di Desa Bono, Kecamatan Pakel, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (29/7/2015).

Seorang petani bernama Ridwan terlihat serius mengamati Mentan. Ketika ditanya, rupanya ini pun kali pertamanya melihat Menteri. "Saya pernah lihat di TV. Belum pernah ada menteri ke sini. Saya pertama kali lihat menteri ternyata gagah," ujarnya.

Ibu-ibu pun terdengar bertanya-tanya, Mentan namanya siapa dan asli dari mana. Seorang petani, menanyakan hal serupa. "Ini ya menteri pertanian? Beda sama di TV, ini lebih gagah. Paling tinggi pernah liat gubernur Jawa Timur saja," tutur Musawalin, seorang ibu yang bekerja sebagai petani.

Di setiap lokasi, petani selalu memanfaatkan waktu yang singkat untuk meminta bantuan traktor, alat tanam, alat panen, hingga pompa air.

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...