Skip to main content

Ulang Tahun, Lulung Mengaku Dapat Patung Pancoran Mini ala "Meme"

Wakil Ketua DPRD DKI Abraham "Lulung" Lunggana mengaku mendapat hadiah yang tidak biasa pada hari ulang tahunnya, yang jatuh pada 24 Juli lalu. Dia mendapat hadiah patung pancoran ukuran mini dari seseorang. 
Kado unik ini juga disebabkan karena banyaknya meme tentang Lulung dan patung pancoran di media sosial.
"Waktu ulang tahun saya kemarin, ada yang kirim saya patung pancoran ukuran mini. Kata pengirimnya, saya itu lucu dan membuat orang tertawa," ujar Lulung di gedung DPRD DKI, Rabu (29/7/2015).
Lulung mengaku meme di media sosial yang paling lucu bagi dia adalah meme tentang dia dan patung pancoran. Dalam memetersebut terlihat penyangga patung yang kosong tanpa adanya patung. Pada tulisan di meme tersebut, ternyata patung pancoran hilang karena sedang dipanggil Lulung.
Dia pun yakin dia mendapat hadiah miniatur patung tersebut karena meme itu. Dia juga bercerita kini dia semakin terkenal setelah sukses menjadi trending topic di media sosial Twitter. Kemana pergi, Lulung harus melayani ajakan foto dari masyarakat yang mengenalinya.
"Kalau udah satu orang foto, udah deh setengah jam enggak selesai. Karena yang lain pasti ngikut kan," ujar dia.
Bahkan, kehidupan nyatanya seakan menyerupai meme yang dibuat netizen di media sosial. Dia mencontohkan ketika dia bertemu artis, bukan dia yang akan minta berfoto bersama artis tersebut. Tetapi para artis yang akan meminta berfoto dengan dia.

 Wakil Ketua DPRD DKI Abraham "Lulung" Lunggana mengaku mendapat hadiah yang tidak biasa pada hari ulang tahunnya yang jatuh pada 24 Juli lalu.

Dia mendapat hadiah Patung Pancoran ukuran mini dari seseorang karena banyaknya meme tentang Lulung dan Patung Pancoran di media sosial.

"Waktu ulang tahun saya kemarin, ada yang kirimi saya Patung Pancoran ukuran mini. Kata pengirimnya, saya itu lucu dan membuat orang tertawa," ujar Lulung di Gedung DPRD DKI, Rabu (29/7/2015).

Lulung mengakui, meme di media sosial yang paling lucu bagi dia adalah meme tentang dia dan Patung Pancoran.

Dalam meme tersebut, penyangga patung terlihat kosong tanpa adanya patung. Pada tulisan di meme tersebut, ternyata Patung Pancoran hilang karena sedang dipanggil Lulung.

Lulung pun yakin, dia mendapat hadiah miniatur patung tersebut karena meme itu. Lulung juga bercerita bahwa dirinya kini semakin terkenal setelah sukses menjadi trending topic di media sosial Twitter.

Ke mana pun dia pergi, dia harus melayani ajakan foto dari masyarakat yang mengenalinya. "Kalau udah satu orang foto,udah deh, setengah jam enggak selesai karena yang lain pastingikut kan," ujar dia.

Lulung menuturkan, kehidupan nyatanya bahkan menyerupai berbagai meme yang dibuat para netizen di media sosial. Dia memberi contoh, kalau bertemu artis, bukan dia yang meminta foto, melainkan artis itu yang meminta berfoto bersama.

Comments

Popular Posts

Hujan Deras Mengguyur Ibu Kota, Sejumlah Ruas Jalan Digenangi Air

 Hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah Jakarta, Senin (1/11/2016), menimbulkan genangan air di sejumlah lokasi. Imbasnya, arus lalu lintas menjadi tersendat. Berdasarkan informasi dari Akun Twitter Resmi TMC Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro, genangan air tampak di sebagian wilayah Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Salah satunya di Jalan DI Panjaitan. Di lokasi tersebut, air menggenangi ruas jalan setinggi 20 sentimeter. Akibat genangan air tersebut kendaraan terpaksa melintas di jalur Transjakarta. View image on Twitter  Follow TMC Polda Metro Jaya   ✔ @TMCPoldaMetro 15.38 Genangan air sekitar 30 cm di Jl Pangeran Jayakarta lalin terpantau padat @ kolammedan 3:38 PM - 1 Nov 2016     2 2 Retweets     5 5 likes "15.33 WIB genangan air sekitar 20cm depan Wika Jalan DI Panjaitan, Jaktim, hati-hati bila melintas," tulis akun twitter @TMCPoldaMetro. Selain di Jalan DI Pan...

"Pak Ahok, 'You Will Never Walk Alone'..."

Kurnia Sari Aziza/KOMPAS.com Warga menandatangani dan memberi kalimat dukungan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di area Car Free Day, Jakarta, Minggu (16/11/2014). JAKARTA, KOMPAS.com  — "Saya Muslim, dan saya dukung Ahok," begitu kata Friska Lubis (28), warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, memberikan dukungan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Minggu (16/11/2014) pagi, Friska bersama kedua temannya sedang berlari pagi saat  car free day . Namun, aktivitas mereka terhenti saat melihat dua spanduk berukuran 1,5 x 5 meter terbentang di pelataran halaman Hotel Kempinski, Jakarta. Spanduk itu berasal dari Barisan Relawan Indonesia. Dalam spanduk itu terdapat foto Basuki mengenakan baju kotak-kotak. Friska dan kedua temannya langsung mengambil spidol dan menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan kepada Basuki. "Pak Ahok,  you will never walk alone ," tulis Friska di spanduk itu. Pegawai salah satu p...

Indonesiaku Kini

Indonesia , Bangsa yang pernah jaya dimasa lalu, pernah pula dijajah berabad-abad lamanya, kemudian menggapai kemerdekaannya pada tanggal 17 agustus 1945, namun hingga kini setelah sekian puluh tahun merdeka , kini Indonesia seolah kehilangan arah dan tujuan dari para pendiri bangsa ini dulu ketika memproklamirkan kemerdekaannya, di lapisan atas para elite sibuk berperang memperebutkan kekuasaan sedangkan dilapisan bawah rakyat kehilangan pegangan dan harapan, di lapisan tengah rakyat harus berjuang sendiri dan di goyang atas bawah pusing mengikuti entah mau kemana. Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, dimana nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut ulung, ditakuti dan disegani para musuh, dihormati para sahabat kini seperti bayi yang baru belajar merangkak, butuh bimbingan dan pengawasan dari para musuh serta sahabat.  Indonesia, Bangsa yang pernah Jaya dimasa lalu, tidak pernah membedakan suku dan agama, saling bahu membahu mempertahankan kejayaannya, tid...